Powered By Blogger

Kamis, 12 September 2013

Resume Transfer Pasien dan Syok, GADAR

RESUME

Kegawat Daruratan Sistem I
Transfer Pasien dan Syok

Description: 49144_100000072527669_4188_n


DISUSUN OLEH:
NAMA                       : M.KHOIRUL MUKMIN
NPM                           : 11142013003
KELAS                      : PSIK Reg A1 / 5
DOSEN                      : Ns.EKOAN ZURIYONO, S.Kep, ACWCCA
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA HUSADA
PALEMBANG TAHUN
2013
A.   Transfer pasien
1.      Transfer Pasien Dari Tempat Yang Satu Ke Tempat Yang Lain
a.       Definisi : Memindahkan pasien yg tidak dapat/tidak bolehberjalan, dilakukan dari tempat yang satu ke tempatyang lain.

b.      Teknik Memindahkan Pasien Dari Tempat Tidur Ke Kursi Roda

Memindahkan klien dari tempat tidur ke kursi roda hanya dilakukan pada klien yang mampu membantu untuk berpindah/bergerak
Langkah-langkahnya :
1.      Kaji kekuatan otot, sendi, tingkat kesadaran, kemampuan mengikuti instruksi
2.      Siapkan peralatan
a. kursi roda di tempatkan dekat  tempat tidur dan keadaan terkunci
b. klien harus duduk dan menjuntaikan kakinya
c. lebarkan kaki perawat menjadi terbuka
d. Fleksikan pinggul dan lutut perawat.
e. Tegakkan klien
f.  Putar kaki klien yang terjauh dari kursi
g. Instruksikan klien untuk menggunakan lengan bersandar pada kursi roda
h.  Turunkan klien ke kursi roda 

2. Tranfer Pasien Antar Rumah Sakit
Transfer Pasien adalah pemindahan pasien dari suatu rumah sakit ke rumah sakit lain akibat terbatasan alat ataupun tenaga medis pada rumah sakit tersebut. Hal ini dapat terjadi apabila suatu rumah sakit di daerah bekerja sama dengan rumah sakit di perkotaan yang tenaga medisnya mencukupi dan mempunyai alat-alat untuk menangani pasien. Transfer pasien ini akan mampu membutuhi keinginan pasien yang ingin segera ditangani kesehatannya. Namun, sebelum melakukan transfer pihak rumah sakit akan melakukan pemeriksaan penyakit terlebih dahulu dan persetujuan pihak keluarga mau ditransfer ke rumah sakit mana.
Transfer pasien terbagi menjadi dua, yakni transfer internal dimana pemindahan atau rujukan ruangan dari satu ruangan ke ruangan lain dalam lingkup rumah sakit itu sendiri, Seperti pasien penyakit dalam yang ditransfer ke ruangan bedah dan dokter yang menangani bisa datang ke ruangan tersebut. Sedangkan, transfer eksternal merupakan pemindahan pasien atau rujukan pasien dari rumah sakit itu sendiri ke rumah sakit besar lainnya di daerah ataupun kota yang memungkinkan pasien untuk  segera ditangani.

B.   Syok
Pengertian :
  1. Syok adalah kondisi hilangnya volume darah sirkulasi efektif. Kemudian diikuti perfusi jaringan dan organ yang tidak adekuat, yang akibat akhirnya gangguan metabolik selular. Pada beberapa situasi kedaruratan adalah bijaksana untuk mengantisipasi kemungkinan syok. Seseorang dengan cidera harus dikaji segera untuk menentukan adanya syok. Penyebab syok harus ditentukan (hipovolemik, kardiogenik, neurogenik, atau septik syok).(Bruner & Suddarth,2002).
  2. Syok adalah suatu keadaan serius yang terjadi jika sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) tidak mampu mengalirkan darah ke seluruh tubuh dalam jumlah yang memadai; syok biasanya berhubungan dengan tekanan darah rendah dan kematian sel maupun jaringan. Syok terjadi akibat berbagai keadaan yang menyebabkan berkurangnya aliran darah, termasuk kelainan jantung (misalnya serangan jantung atau gagal jantung), volume darah yang rendah (akibat perdarahan hebat atau dehidrasi) atau perubahan pada pembuluh darah (misalnya karena reaksi alergi atau infeksi).
  3. Syok adalah kondisi kritis akibat penurunan mendadak dalam aliran darah yang melalui tubuh. Ada kegagalan sistem peredaran darah untuk mempertahankan aliran darah yang memadai sehingga pengiriman oksigen dan nutrisi ke organ vital terhambat. Kondisi ini juga mengganggu ginjal sehingga membatasi pembuangan llimbah dari tubuh.
Macam-macam Syok :
  1. Syok kardiogenik (berhubungan dengan kelainan jantung)
  2. Syok hipovolemik ( akibat penurunan volume darah)
  3. Syok anafilaktik (akibat reaksi alergi)
  4. Syok septik (berhubungan dengan infeksi)
  5. Syok neurogenik (akibat kerusakan pada sistem saraf).
Penyebab :
  1. Perdarahan (syok hipovolemik)
  2. Dehidrasi (syok hipovolemik)
  3. Gagal jantung (syok kardiogenik)
  4. Trauma atau cedera berat
  5. Serangan jantung (syok kardiogenik)
  6. Cedera tulang belakang (syok neurogenik)
  7. Infeksi (syok septik)
  8. Reaksi alergi (syok anafilaktik)
  9. Sindroma syok toksik.

Tanda-tanda syok :
  1. Gelisah, pucat, keringat berlebihan dan kulit lembab
  2. Bibir dan kuku jari tangan tampak kebiruan
  3. Nyeri dada
  4. Kulit Lembab Dan Dingin
  5. Pembentukan Air Kemih Berkurang Atau Sama Sekali Tidak Terbentuk Air Kemih
  6. Pusing
  7. Pingsan
  8. Tekanan Darah Rendah (Hipotensi), tapi Tidak semua hipotensi adalah syok
  9. Denyut nadi yang cepat,pernafasan dangkal , Lemah dan sampai tidak sadarkan diri

Penanganan Syok
  1. Secara umum yaitu sebagai penolong yang berada di tempat kejadian, hal yang pertama-tama dapat dilakukan apabila melihat ada korban dalam keadaan syok adalah :
  2. Melihat keadaan sekitar apakah berbahaya (danger) , baik untuk penolong maupun yang ditolong (contoh keadaan berbahaya : di tengah kobaran api)
  3. Buka jalan napas korban, dan pertahankan kepatenan jalan nafas (Airway)
  4. Periksa pernafasan korban (Breathing)
  5. Periksa nadi dan Cegah perdarahan yang berlanjut (Circulation)
  6. Peninggian tungkai sekitar 8-12 inchi jika ABC clear
  7. Cegah hipotermi dengan menjaga suhu tubuh pasien tetap hangat (misal dengan selimut)
  8. Lakukan penanganan cedera pasien secara khusus selama menunggu bantuan medis tiba.

Periksa kembali pernafasan, denyut jantung suhu tubuh korban (dari hipotermi) setiap 5 menit.

Pengobatan :
  1. Penderita dijaga agar tetap merasa hangat dan kaki sedikit dinaikkan untuk mempermudah kembalinya darah ke jantung.
  2. Setiap perdarahan segera dihentikan dan pernafasan penderita diperiksa.
  3. Jika muntah, kepala dimiringkan ke satu sisi untuk mencegah terhirupnya muntahan.
  4. Jangan diberikan apapun melalui mulut.
  5. Tenaga kesehatan bisa memberikan bantuan pernafasan mekanis.
  6. Obat-obatan diberikan secara intravena.
  7. Obat bius (narkotik), obat tidur dan obat penenang biasanya tidak diberikan karena cenderung menurunkan tekanan darah.
  8. Cairan diberikan melalui infus. Bila perlu, diberikan transfusi darah.
  9. Cairan intravena dan transfusi darah mungkin tidak mempu mengatasi syok jika perdarahan atau hilangnya cairan terus berlanjut atau jika syok disebabkan oleh serangan jantung atau keadaan lainnya yang tidak berhubungan dengan volume darah.
  10. Untuk menambah aliran darah ke otak atau jantung bisa diberikan obat yang mengkerutkan pembuluh darah.
















Referensi

Ø  http://gadarku.blogspot.com/2013/05/pengertian-syok-adalah-kondisi.html (diakses tgl 12 September 2013, Jam 21:15 WIB)
Ø  http://www.scribd.com/doc/106530408/Memindahkan-Pasien (diakses tgl 12 September 2013, Jam 21:17 WIB)

Senin, 09 September 2013

SAP Bahaya Merokok




SATUAN ACARA PENYULUHAN
BAHAYA MEROKOK

Description: 262498_172299382842113_988791_a.jpg

Disusun Oleh :
M.KHOIRUL MUKMIN
11142013003

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA HUSADA
PALEMBANG
2013
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Tema                                       : Bahaya Merokok
Sub Pokok Pembahasan          : Bahaya Yang Ditimbulkan Karena Merokok dan
  bagaimana Cara  Berhenti Merokok Dikalangan
  Pelajar.
Hari/Tanggal                           : Senin, 02 September 2013
Waktu                                     : 30 Menit (10:30-11:00 WIB)
Sasaran                                    : Siswa SMA Negeri 1 Tulung Selapan
Tempat                                    : Ruang Kelas

A.TUJUAN
·         Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan Bahaya Dari Merokok selama 30 menit, diharapkan bagi peserta penyuluhan dapat mengerti tentang bahaya dari merokok bagi kesehatan tubuh.
·         Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan Bahaya Dari Merokok selama 30 menit, diharapkan bagi peserta penyuluhan mampu :
1.      Menyebutkan kembali pengertian rokok
2.      Menjelaskan Bahaya merokok
3.   Menyebutkan tipe-tipe perokok
4.   Menjelaskan zat-zat kimia yang terdapat dalam rokok
5.     Menjelaskan factor-faktor penyebab merokok
6.     Menjelaskan Cara mencegah merokok
7.     Menjelaskan Cara berhenti merokok
8.   Mengetahui penyakit yang ditimbulkan oleh rokok

B.LANDASAN TEORI
Ø  Terlampir

C. SASARAN
            Siswa yang perokok dan non perokok

D. GARIS BESAR MATERI
1.      Pengertian rokok
2.      Bahaya merokok
3.      Tipe-tipe perokok
4.      Zat kimia yang terdapat dalam rokok
5.      Factor-faktor merokok
6.      Cara mencegah dan berhenti merokok
7.      Penyakit yang ditimbulkan oleh rokok
E. METODE
1.      Ceramah
2.      Diskusi/Tanya Jawab

F. MEDIA
1.        LCD/Proyektor
2.        Leaflet

G. PENGORGANISASIAN KELOMPOK
a.       Penyaji : M.Khoirul Mukmin





H. PELAKSANAAN KEGIATAN
No
Waktu
Kegiatan Penyuluhan
Kegiatan Peserta
Media dan Metode
1.
3 menit
Pembukaan :
·      Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam
·      Menjelaskan tujuan dari penyuluhan
·      Menyebutkan materi yang akan diberikan

·         Menjawab Salam
·         Mendengarkan
·         Memperhatikan


Ceramah

2.
10 menit
Pelaksanaan :
1.  Menjelaskan pengertian rokok
2.  Menjelaskan bahaya merokok
3.  Tipe-tipe perokok
4.  Zat kimia yang terdapat dalam rokok
5.  Menjelaskan factor-faktor penyebab merokok
6.  Menjelaskan Cara mencegah merokok
7.  Menjelaskan cara berhenti merokok
8.  Penyakit yang ditimbulkan oleh rokok

·         Memperhatikan
·         Mendengarkan
·         Bertanya dan menjawab pertanyaan yang diajukan
Ceramah dengan menggunakan LCD dan membagikan leaflet
3.
10 menit
Evaluasi :
·         Mengevaluasi perasaan peserta setelah penyuluhan
·         Mengajukan beberapa pertanyaan
·         Mengungkapkan perasaan setalahpenyuluhan
·         Bertanya tentang materi penyuluhan yang belum paham

Tanya Jawab
4.
2 menit
Penutupan :
·      Menyampaikan Kesimpulan
·      Mengucapkan salam penutup

·         Mendengarkan
·         Menjawab salam

Ceramah


I. EVALUASI
a. Peserta
·         Peserta penyuluhan mengikuti kegiatan sampai selesai.
·         Penyuluhan berjalan dengan lancar.
b. Pertanyaan yang di ajukan kepada Peserta :
1.      Pengertian dari merokok ?
2.      Penyakit apa saja yang ditimbulkan oleh rokok ?
3.      Apa saja Zat kimia yang terdapat dalam rokok ?


J. REFERENSI

Ø  Armstrong, Sue. 1991. Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan . Jakarta : Arcan
Ø  Mandagi, Jeanne. 1996. Masalah Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya serta Penanggulangannya. Jakarta : Bina Darma Pemuda Printing
Ø  hyudi.wordpress.com/2009/02/22/bahaya-merokok-bagi-kesehatan/ (diakses 27 agustus 2013)
Ø  http://bahayamerokok.com/ (diakses 27 agustus 2013)
Ø  http://ryodimas.com/2010/03/31/bahaya-merokok/ (diakses 27 agustus 2013)

Materi Penyuluhan

BAHAYA MEROKOK

1. Pengertian

Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok. Merokok adalah menghisap zat-zat yang dapat menimbulkan gangguan pada organ tubuh.

2. Bahaya yang ditimbulkan akibat merokok
1.      Rambut rontok
         Rokok memperlemah system kekebalan sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit yang menyebabkan rambut rontok, sariawan mulut ,dll.
2.      Katarak
         Merokok dipercaya dapat memperburuk kondisis mata yaitu memutihnya lensa mata yang menghalangi masuknya cahaya dan menyebabkan kebutaan, 40 % lebih terjadi pada perokok. Rokok dapat menyebabkan katarak dengan 2 cara, yaitu cara mengiritasi mata dan dengan terlepasnya zat-zat kimia dalam paru yang oleh aliran darah dibawa sampai ke mata. Merokok dapat juga dihubungkan dengan degrasi muscular yang berhubungan dengan usia tua yaitu penyakit mata yang tak  tersembuhkan yang disebabkan oleh memburuknya bagian pusat retina yang disebut Mucula. Mucula ini berfungsi untuk memfokuskan pusat penglihatan di dalam mata dan mengontrol kemampuan membaca, mengendarai mobil, mengenal wajah dan warna dan melihat objek secara detail.
3.      Kulit keriput
Merokok dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit karena rusaknya protein yang berguna untuk menjaga elastisitas kulit, terkikisnya vitamin A, terhambatnya aliran darah. Kulit perokok menjadi kering dan keriput terutama disekitar bibir dan mata.
4.      Hilangnya pendengaran
         Karena tembakau dapat menyebabkan timbulnya endapan pada dinding pembuluh darah sehingga menghambat laju aliran darah ke dalam telinga bagian dalam . perokok dapat kehilangan pendengaran lebih awal dari pada orang yang tidak merokok atau lebih mudah kehilangan pendengaran karena infeksi telinga atau suara yang keras. Resiko untuk terkena infeksi telinga bagian tengah yang dapt megarah kepada kompliksi yang lebih jauh disebut Meningitis dan Paralysis wajah bagi perokok 3 kali lebih besar dari pada orang yang tidak merokok.
5.      Kanker kulit
         Merokok tidak menyebabkan melanoma ( sejenis kanker kulit yang kadang-kadang menyebabkan kematian ) tetapi merokok mengakibatkan  meningkatnya kemungkinan kematian akibat penyakit tersebut. Ditengarai bahwa perokok berisiko menderita Custaneus Scuamus Cell Cancer sejenis kanker yang meninggalkan bercak merah pada kulit 2 kali lebih besar dibandingkan dengan non perokok
6.      Caries
         Rokok mempengaruhi keseimbangan kimiawi dalam mulut membentuk plak yang berlebihan, membuat gigi menjadi kuning dan terjadinya caries, perokok berisiko kehilangan gigi mereka 1,5 kali lipat.
7.      Enfisema
         Selain kanker paru, merokok dapat menyebabkan enfisema yaitu pelebaran dan rusaknya kantong udara pada paru-paru yang menurunkan kapasitas paru untuk menghisap oksigen dan melepaskan CO 2. Pada kasus yang parah dugunakan Tracheotomy untuk membantu pernafasan pasien. Ibarat suatu asyatn untuk lubang ventilasi pada tenggorokan sebagai jalan masuk udara ke dalam paru-paru. Pada kasus Bronkhitis kronis terjadi penumpukan muncus sehingga mengakibatkan batuk yang terasa nyeri dan kesulitan bernafas.

8.      Kerusakan paru
         Selain kanker paru dan jantung merokok dapat pula menyebabkan batuk. Dikarenakan rusaknya kantung udara pada paru yang menurunkan kapasitas paru dan oksigen untuk melepas O2. bila keadaan ini belanjut akan terjadi penumpukan lender sehingga mengakibatkan batuk yang tersa nyeri dan kesulitan bernafas.
9.      Berisiko tinggi terkena kanker paru-paru dan jantung
         Satu diantara tiga kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung. Pemakaian tembakau adalah salah satu factor resiko terbesar untuk penyakit ini. Telah ditetapkan bahwa asap rokok mengandung lebih dari 40 macam zat racun. Kemungkinan timbulnya kanker paru dan jantung pada perokok 22 kali lebih besar dariyang tidak merokok.
10.  Osteoporosis
         Karbon monoksida (CO) yaitu zat kimia beracun yang banyak terdapat pada gas buangan mobil,dan asap rokok lebihmudah terikat pada darah dari pada oksigen sehingga kemampuan darah untuk mengangkat oksigen turun 15% pada perokok. Akibatnya tulang pada perokok kehilangan densitasnya menjadi lebih mudah patah atau retak dan penyembuhannya 805 lebih lama. Perokok jiga menjadi lebih rentan terhadap masalah tulang punggung. Perokok juga menjadi lebih retan terhadap masalah tulang punggung. Sebuah studi menunjukkan bahwa buruh pabrik yang merokok 5 kali lebih banyak mengalami nyeri punggung setelah terjadi trauma.
11.  Penyakit jantung
         Satu diantara tiga kematian di dunia diakibatkan oleh penyakit kardiovaskuler. Pemakaian tembakau adalah salah satu factor resiko terbesar untuk penyakit ini. Di Negara yang sedang berkembang penyakit membunuh lebih dari satu juta orang setiap tahun. Penyakit kardiovaskuler yang menyangkut pemakaian tembakau di Negara-negara maju membunuh lebih dari 600.000 orang setiap tahun. Rokok menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat, menaikkkan tekanan darah dan meningkatkan resiko terjadinya hipertensi dan penyumbatan arteri yang akhirnya menyebabkan serangan jantung dan stroke.
12.  Tukak lambung
         Konsumsi tembakau menurunkan resistensi terhadap bakteri yang menyebabkan tukak lambung juga meminimalisasi kemampuan lambung untu menetralkan asam lambung setelah makan sehingga sisa asam akan mengerogoti dinding lambung. Tukak lambung yang diderita para perokok lebih sulit dirawat dan disembuhkan.
13.  Diskolori jari-jari
         Tar yang terdapat pada asap rokok terakumulasi pada jari-jari dan kuku yang meninggalkan warna coklat kekuningan.
14.  Kanker uterus
         Selain meningkatkan resiko kanker serviks dan uterus rokok meneyebabkan timbulnya masalah kezsuburan pada wanita dan berbagai komplikasi selama masa kehamilan dan kelahiran bayi. Merokok selama masa kehamilan meningkatkan resiko kelahiran bayi dengan BBLR dan masalah kesehatan sesudahnya. Kegagalan hamil atau abortus terjadi 2-3 kali lebih besar pada wanita perokok. Angka yang sama berlaku juga untuk kelahiran atau kematian karena kekurangan oksigen pada janin dan plasenta yang menjadi abnormal karena tercemar oleh Karbon Monoksida dan Nikotin dalam asap rokok. Sindrom kematian bayi mendadak (Sudden Infant Death) juga dihubungkan dengan pemakaian tembakau. Tambahan pula, rokok dapat menurunkan kadar estrogen yang menyebabkan terjadinya menopause dini.
15.  Kerusakan sperma
         Rokok dapat menyebabkan deformasi pada sperma dan kerusakan pada DNAnya sehiungga mengakibatkan aborsi. Beberapa studi menemukan bahwa pria yang merokok meningkatkan resiko menjadi ayah dari anak yang berbakat kanker. Rokok juga memperkecil jumlah sperma dan infertilitas banyak terjadi pada perokok.
16.  Penyakit Buerger
         Terjadinya inflamasi pada arteri, vena, dan saraf terutama di kaki, yang mengakibatkan terhambatnya aliran darah. Dan jika dibiarkan tanpa perawatan akan mengarah ke gangrene (matinya jaringan tubuh) sehingga pasien perlu diamputasi.

3. Tipe-Tipe  Perokok
  1. Sangat berat
Mengkonsumsi rokok lebih dari 31 batang sehari
  1. Berat
Mengkonsumsi rokok sekitar 21-30 batang per hari
  1. Sedang
Menghabiskan rokok  sekitar 11-21 batang per hari

3. Zat-zat yang terkandung dalam rokok dan asap rokok
Kandungan Rokok :
1.      Karbon Monoksida
Adalah sejenis gas yang tidak berbau. Unsure ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Zat ini sangat beracun, racun carbon monoksida akan membuat seseorang gampang cape dan gerogi
2.      Nikotin
Adalah cairan berminyak yang tidak berwarna dan dapat membuat rasa perih yang sangat. Nikotin ini menghalangi kontraksi rasa lapar, itu sebabnya seseorang bisa merasakan tidak lapar karena merokok
3.      Ammonia
Adalah merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hydrogen. Zat ini sangat tajam baunya dan sangat merangsang.begitu kerasnya racun yang terdapat pada amoniaitu, sehingga kalau disuntikkan sedikitpun ke dalam peredaran darah akan mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.
4.      Hydrogen Cianida
Adalah sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa.zat ini sangat efisien untuk menghalangi pernapasan. Cianida adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedkit saja cianida dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.
5.      Formaldehyde
Adalah sejenis gas yang tidak berwarna dengan bau yang tajam. Gas ini adalah tergolong pengawet dan pembasmi hama. Formaldehyde ini sangat beracun keras terhadap semua organism hidup.
6.      Tar
Bahasa indonesianya disebut ter. Zat ni sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang diperoleh dengan cara distilasi dari kayu atau arang.ter terdapat dalam rokok yang terdir dari ratusan bahan kimia yang dapat menyebabkan kanke paru-paru.
7.      Methanol
Adalah sejenis cairan ringan yang gampang menguap dan mudah terbakar. Meminum atau mengisap methanol dapat mengakibatkan kebutaan, bahkan kematian.

4. Faktor penyebab merokok
1.      Pengaruh Orang Tua
Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk merubah remaja menjadi perokok (Baer dan Corado dalam Atkinson, pengantar psikologi, 1999;294). Remaja yang berasal dari keluarga konserfatif yang menekankan nilai-nilai sosial dan agama dengan baik dengan tujuan jangka panjang lebih sulit terlibat dengan rokok dibanding dengan keluarga permisif dengan penekanan pada falsafah “kerjakan urusanmu sendiri-sendiri”, dan yang paling kuat pengaruhnya adalah bila orang tua sendiri menjadi figure sebagai perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Perilaku perokok lebih banyak di dapati pada mereka yang tinggal dengan satu orang tua (single parent). Remaja akan lebih cepat berperilaku sebagai perokok bila ibu mereka merokok dari para ayah yang merokok, hal ini lebih terlihat pada remaja putrid (Al Bachri, Buletin RSKO, tahun IX, 1991).
2.      Pengaruh Teman
Berbagai fakta mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin banyak kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan sebaliknya. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan teman-teman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Diantara remaja perokok terdapat 87% mempunyai sekurang-kurangnya  satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja yang non perokok (Al Bachri, 1991).
3.      Faktor Kepribadian
Orang mencoba untuk merokok karena alasan ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. Namun satu sifat kepribadian yang prediktif pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) ialah konformitas sosial. Orang yang memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial lebih mudah menjadi pengguna dibandingkan dengan mereka yang memiliki skor yang rendah (Atkinson, 1999).
4.      Pengaruh Iklan
Melihat iklan di media massa dan elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau glamour. Hal ini membuat seringkali remaja terpicu untuk mengikuti perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut (Mari Juniarti, Buletin RSKO tahun IX, 1991)

5. Cara mencegah merokok
1.       Agar dibuat peta merokok selama 20 jam
2.       setiap merokok agar ditulis waktu dan apa yang dilakukan pada saat itu. Hal ini agar dilakukan setiapmerokok dalam satu hari.
3.       Peta dan situasi ketika merokok agar dicatat dan dipelajari
4.       Untuk menghitung jumlah rokok setiap hari agar dicatat pada setiap dimana kita menikmati
5.       Merubah situasi merokok. Apakah merokok ketika jenuh, konsentrasi penuh, istirahat, minum dengan teman, dan sesudah makan?
6.       Sekarang perlu dipertimbangkan untuk melakukan kegiatan lain pada situasi tersebut diatas untuk  merubah kebiasaan merokok pada saat itu
7.       Apabila jenuh, tangani pekerjaan yang sudah lama tertunda
8.       Apabila konsentrasi, kunyah sebatang wortel atau apel
9.       Luangkan lebih bannyak waktu dengan orang yang tidak merokok dan mendiskusikan masalah menarik yang sedang terjadi
10.   Setelah makan, jalan-jalan atau membaca buku.

6. Cara berhenti merokok
1.      Belilah merk rokok yang harganya murah dan kualitas pas-pasan.
Biasanya kalau orang yang sudah terbiasa merokok dengan rokok enak, dan suatu saat merokok dengan rokok yang tidak enak akan merasa gatal di tenggorokan dan seperti gak ada rasa di lidah, hambar. Diharapkan ini dapat mengurangi intensitas merokok. Selain itu, biasanya orang akan malu merokok di tempat umum jika rokoknya rokok murahan, jadi kalau mau merokok harus cari tempat yang sepi, beda jika rokoknya merk mahal. Dengan santainya, kebul-kebul di tempat umum.
2.      Hentikan kebiasaan menunggu atau diam tanpa aktifitas.
Biasanya para perokok suka membunuh waktu luangnya dengan merokok. Begitu tak ada kegiatan, langsung deh buka tuh bungkus rokoknya. Nah, untuk itulah selalu isi waktu luang dengan kesibukan.
3.      Biasakan merokok sambil minum, entah kopi atau es.
Jika sudah terbiasa merokok ditemani kopi atau es, maka kalau tak ada minuman merokok pun malas.
4.      Jika kebelet merokok tundalah beberapa menit sampai keinginan itu hilang.
Kalau masih ingin merokok, tariklah napas dalam-dalam melalui mulut, lalu keluarkan secara perlahan dengan menyempitkan bibir Anda. Ulangi 5-10 kali.
5.      Cobalah membawa permen mint di saku.
Kalau rasa ingin merokok muncul, cobalah emut permen yang ada di saku anda. Diharapkan, permen dapat mengurangi ketagihan akan rokok.
6.      Beritahu orang di sekeliling anada kalau anda berniat berhenti merokok.
Beritahu teman, keluarga dan lain lain kalau tekad anda untuk berhenti merokok sudah bulat. Jadi, selain mereka yang masih merokok merasa malu merokok di depan anda, juga akan mendapat support yang membuat anda merasa tidak sendirian sehingga muncul power yang luar biasa untuk mewujudkan keinginan anda itu.
7.      Bergaullah dengan orang-orang yang telah berhasil berhenti merokok.
Diharapkan anda akan bisa share tips-tips terampuh dari mereka untuk berhenti merokok.
8.      Pindahkan semua barang-barang yang berhubungan dengan rokok.
Barang seperti asbak, korek api hanya akan mengingatkan untuk merokok.
9.      Jangan pedulikan provokasi orang lain.
Jika anda termasuk perokok yang hanya buat gaya-gayan atau takut dibilang banci oleh temanmu. Yakinlah, bahwa kamu itu pria sejati. Bayangkan, jika karena merokok kemudian mereka terkena impotensi di usia muda sedang kamu yang tidak merokok sampai umur di atas 70 tahun masih greng. Siapa yang pria sejati coba?
10.  Cobalah introspeksi diri.
Tanya dirimu sendiri, apa yang sudah anda dapatkan dengan merokok. Renungkan  satu persatu untungruginya dari merokok tersebut.
11.  Semuanya kembali pada diri kita sendiri.


6. Penyakit Yang Disebabkan Oleh Rokok
1.      Penyakit kanker
a.    Kanker mulut, bibir, kerongkongan dan usus
Kanker mulut dan bibir lebih banyak diderita perokok dibanding dengan mereka yang tidak merokok.ini disebabkan oleh panas dari asap rokok itu, dan disebabkan karena adanya ter pada asap rokok yang merupakan zat penyebab kanker. Perokok juga dapat menderita kanker kerongkongan dan usus Karena unsur carsinogenik, arsenic dan bengopirene yang terdapat pada rokok.
b.   Kanker paru-paru
Penyakit kanker paru-paru telah menyebabkan kematian 40.000 orang per tahun di inggris. Penelitian menunjukkan bahwa yang meninggal karna kanker paru-paru ini hamper semuanya perokok atau bekas perokok.
2.      Penyakit Jantung
Penyakit jantung adalah merupaka penyebab kematian yang umum di Negara-negara yang sudah maju. Karena penyakit ini terdapat dua kali lebih banyak pada orang-orang perokok dibandingkan pada orang yang tidak merokok.
3.      Emphysema
Salah satu penyakit berbahaya yang disebabkan rokok alah empisema. Emphysema adalah sejeis penyakit paru-paru di mana si penderita sukar bernafas, sering penderita itu batuk-batuk, kerongkongan berlendir banyak, pencernaan yang kurang beres serta nafas yang pendek.
4.      Angina
Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.
5.      Asma
Mengalami kesulitan bernafas
6.      Alergi
Iritasi akibat asap rokok
7.      Gejala-gejala gangguan kesehatan
Iritasi mata, sakit kepala, pusing, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.
Daftar Pustaka


Ø  Armstrong, Sue. 1991. Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan . Jakarta : Arcan
Ø  Mandagi, Jeanne. 1996. Masalah Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya serta Penanggulangannya. Jakarta : Bina Darma Pemuda Printing
Ø  hyudi.wordpress.com/2009/02/22/bahaya-merokok-bagi-kesehatan/ (diakses 27 agustus 2013)
Ø  http://bahayamerokok.com/ (diakses 27 agustus 2013)
Ø  http://ryodimas.com/2010/03/31/bahaya-merokok/ (diakses 27 agustus 2013)