Selamat Datang di Blog ini :) jika apa yang anda cari ada silakan di ambil semoga apa yang saya share ke teman-teman yang berkunjung ke blog saya dapat bermanfaat :)
Jumat, 29 November 2013
Kamis, 12 September 2013
Resume Transfer Pasien dan Syok, GADAR
RESUME
Kegawat Daruratan Sistem I
Transfer Pasien dan Syok
DISUSUN OLEH:
NAMA :
M.KHOIRUL
MUKMIN
NPM :
11142013003
KELAS : PSIK Reg A1 / 5
DOSEN :
Ns.EKOAN ZURIYONO, S.Kep, ACWCCA
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA HUSADA
PALEMBANG TAHUN
2013
A. Transfer pasien
1.
Transfer Pasien Dari Tempat Yang Satu Ke Tempat
Yang Lain
a.
Definisi
: Memindahkan pasien
yg tidak dapat/tidak bolehberjalan, dilakukan
dari tempat yang satu ke tempatyang lain.
b. Teknik Memindahkan Pasien Dari Tempat Tidur Ke Kursi Roda
Memindahkan klien dari tempat
tidur ke kursi roda hanya dilakukan pada klien yang mampu membantu untuk
berpindah/bergerak
Langkah-langkahnya :
1.
Kaji
kekuatan otot, sendi, tingkat kesadaran, kemampuan mengikuti instruksi
2.
Siapkan
peralatan
a. kursi roda di
tempatkan dekat tempat tidur dan keadaan
terkunci
b. klien harus duduk
dan menjuntaikan kakinya
c. lebarkan kaki
perawat menjadi terbuka
d. Fleksikan pinggul
dan lutut perawat.
e. Tegakkan klien
f. Putar kaki klien yang terjauh dari kursi
g. Instruksikan
klien untuk menggunakan lengan bersandar pada kursi roda
h. Turunkan klien ke kursi roda
2. Tranfer Pasien Antar Rumah Sakit
Transfer Pasien adalah pemindahan pasien dari suatu rumah sakit
ke rumah sakit lain akibat terbatasan alat ataupun tenaga medis pada rumah
sakit tersebut. Hal ini dapat terjadi apabila suatu rumah sakit di daerah
bekerja sama dengan rumah sakit di perkotaan yang tenaga medisnya mencukupi dan
mempunyai alat-alat untuk menangani pasien. Transfer pasien ini
akan mampu membutuhi keinginan pasien yang ingin segera ditangani kesehatannya.
Namun, sebelum melakukan transfer pihak rumah sakit akan melakukan pemeriksaan
penyakit terlebih dahulu dan persetujuan pihak keluarga mau ditransfer ke rumah
sakit mana.
Transfer
pasien terbagi menjadi dua, yakni transfer internal dimana pemindahan atau
rujukan ruangan dari satu ruangan ke ruangan lain dalam lingkup rumah sakit itu
sendiri, Seperti pasien penyakit dalam yang ditransfer ke ruangan bedah dan
dokter yang menangani bisa datang ke ruangan tersebut. Sedangkan, transfer
eksternal merupakan pemindahan pasien atau rujukan pasien dari rumah sakit itu
sendiri ke rumah sakit besar lainnya di daerah ataupun kota yang memungkinkan
pasien untuk segera ditangani.
B. Syok
Pengertian :
- Syok adalah kondisi hilangnya volume darah sirkulasi efektif. Kemudian diikuti perfusi jaringan dan organ yang tidak adekuat, yang akibat akhirnya gangguan metabolik selular. Pada beberapa situasi kedaruratan adalah bijaksana untuk mengantisipasi kemungkinan syok. Seseorang dengan cidera harus dikaji segera untuk menentukan adanya syok. Penyebab syok harus ditentukan (hipovolemik, kardiogenik, neurogenik, atau septik syok).(Bruner & Suddarth,2002).
- Syok adalah suatu keadaan serius yang terjadi jika sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) tidak mampu mengalirkan darah ke seluruh tubuh dalam jumlah yang memadai; syok biasanya berhubungan dengan tekanan darah rendah dan kematian sel maupun jaringan. Syok terjadi akibat berbagai keadaan yang menyebabkan berkurangnya aliran darah, termasuk kelainan jantung (misalnya serangan jantung atau gagal jantung), volume darah yang rendah (akibat perdarahan hebat atau dehidrasi) atau perubahan pada pembuluh darah (misalnya karena reaksi alergi atau infeksi).
- Syok adalah kondisi kritis akibat penurunan mendadak dalam aliran darah yang melalui tubuh. Ada kegagalan sistem peredaran darah untuk mempertahankan aliran darah yang memadai sehingga pengiriman oksigen dan nutrisi ke organ vital terhambat. Kondisi ini juga mengganggu ginjal sehingga membatasi pembuangan llimbah dari tubuh.
Macam-macam Syok :
- Syok kardiogenik (berhubungan dengan kelainan jantung)
- Syok hipovolemik ( akibat penurunan volume darah)
- Syok anafilaktik (akibat reaksi alergi)
- Syok septik (berhubungan dengan infeksi)
- Syok neurogenik (akibat kerusakan pada sistem saraf).
Penyebab :
- Perdarahan (syok hipovolemik)
- Dehidrasi (syok hipovolemik)
- Gagal jantung (syok kardiogenik)
- Trauma atau cedera berat
- Serangan jantung (syok kardiogenik)
- Cedera tulang belakang (syok neurogenik)
- Infeksi (syok septik)
- Reaksi alergi (syok anafilaktik)
- Sindroma syok toksik.
Tanda-tanda syok :
- Gelisah, pucat, keringat berlebihan dan kulit lembab
- Bibir dan kuku jari tangan tampak kebiruan
- Nyeri dada
- Kulit Lembab Dan Dingin
- Pembentukan Air Kemih Berkurang Atau Sama Sekali Tidak Terbentuk Air Kemih
- Pusing
- Pingsan
- Tekanan Darah Rendah (Hipotensi), tapi Tidak semua hipotensi adalah syok
- Denyut nadi yang cepat,pernafasan dangkal , Lemah dan sampai tidak sadarkan diri
Penanganan Syok
- Secara umum yaitu sebagai penolong yang berada di tempat kejadian, hal yang pertama-tama dapat dilakukan apabila melihat ada korban dalam keadaan syok adalah :
- Melihat keadaan sekitar apakah berbahaya (danger) , baik untuk penolong maupun yang ditolong (contoh keadaan berbahaya : di tengah kobaran api)
- Buka jalan napas korban, dan pertahankan kepatenan jalan nafas (Airway)
- Periksa pernafasan korban (Breathing)
- Periksa nadi dan Cegah perdarahan yang berlanjut (Circulation)
- Peninggian tungkai sekitar 8-12 inchi jika ABC clear
- Cegah hipotermi dengan menjaga suhu tubuh pasien tetap hangat (misal dengan selimut)
- Lakukan penanganan cedera pasien secara khusus selama menunggu bantuan medis tiba.
Periksa kembali pernafasan, denyut jantung suhu tubuh korban (dari hipotermi) setiap 5 menit.
Pengobatan :
- Penderita dijaga agar tetap merasa hangat dan kaki sedikit dinaikkan untuk mempermudah kembalinya darah ke jantung.
- Setiap perdarahan segera dihentikan dan pernafasan penderita diperiksa.
- Jika muntah, kepala dimiringkan ke satu sisi untuk mencegah terhirupnya muntahan.
- Jangan diberikan apapun melalui mulut.
- Tenaga kesehatan bisa memberikan bantuan pernafasan mekanis.
- Obat-obatan diberikan secara intravena.
- Obat bius (narkotik), obat tidur dan obat penenang biasanya tidak diberikan karena cenderung menurunkan tekanan darah.
- Cairan diberikan melalui infus. Bila perlu, diberikan transfusi darah.
- Cairan intravena dan transfusi darah mungkin tidak mempu mengatasi syok jika perdarahan atau hilangnya cairan terus berlanjut atau jika syok disebabkan oleh serangan jantung atau keadaan lainnya yang tidak berhubungan dengan volume darah.
- Untuk menambah aliran darah ke otak atau jantung bisa diberikan obat yang mengkerutkan pembuluh darah.
Referensi
Ø
http://gadarku.blogspot.com/2013/05/pengertian-syok-adalah-kondisi.html
(diakses tgl 12 September 2013, Jam 21:15 WIB)
Ø
http://online-ners.blogspot.com/2013/01/teknik-memindahkan-pasien-dari-tempat.html
(diakses tgl 12 September 2013, Jam 21:15 WIB)
Ø
http://www.scribd.com/doc/106530408/Memindahkan-Pasien
(diakses tgl 12 September 2013, Jam 21:17 WIB)
Senin, 09 September 2013
SAP Bahaya Merokok
SATUAN ACARA PENYULUHAN
BAHAYA MEROKOK

Disusun Oleh :
M.KHOIRUL MUKMIN
11142013003
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA
HUSADA
PALEMBANG
2013
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
Tema : Bahaya
Merokok
Sub Pokok
Pembahasan : Bahaya Yang Ditimbulkan Karena Merokok dan
bagaimana Cara
Berhenti Merokok Dikalangan
Pelajar.
Hari/Tanggal : Senin, 02 September
2013
Waktu : 30 Menit
(10:30-11:00 WIB)
Sasaran : Siswa SMA
Negeri 1 Tulung Selapan
Tempat : Ruang
Kelas
A.TUJUAN
·
Tujuan Instruksional
Umum (TIU)
Setelah mengikuti kegiatan
penyuluhan Bahaya Dari Merokok selama 30 menit, diharapkan bagi peserta penyuluhan dapat mengerti tentang bahaya dari merokok bagi kesehatan tubuh.
·
Tujuan Instruksional
Khusus (TIK)
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan Bahaya Dari Merokok selama 30 menit, diharapkan bagi peserta penyuluhan mampu :
1.
Menyebutkan kembali pengertian rokok
2.
Menjelaskan Bahaya merokok
3. Menyebutkan
tipe-tipe perokok
4.
Menjelaskan zat-zat
kimia yang terdapat dalam rokok
5. Menjelaskan factor-faktor
penyebab merokok
6. Menjelaskan
Cara mencegah merokok
7. Menjelaskan Cara berhenti
merokok
8. Mengetahui penyakit yang ditimbulkan oleh
rokok
B.LANDASAN
TEORI
Ø Terlampir
C. SASARAN
Siswa yang perokok dan non perokok
D. GARIS BESAR
MATERI
1.
Pengertian
rokok
2.
Bahaya
merokok
3.
Tipe-tipe
perokok
4. Zat
kimia yang terdapat dalam rokok
5. Factor-faktor
merokok
6. Cara
mencegah dan berhenti merokok
7. Penyakit
yang ditimbulkan oleh rokok
E. METODE
1. Ceramah
2. Diskusi/Tanya
Jawab
F. MEDIA
1.
LCD/Proyektor
2.
Leaflet
G. PENGORGANISASIAN
KELOMPOK
a.
Penyaji : M.Khoirul
Mukmin
H. PELAKSANAAN
KEGIATAN
No
|
Waktu
|
Kegiatan Penyuluhan
|
Kegiatan Peserta
|
Media dan Metode
|
1.
|
3 menit
|
Pembukaan :
· Membuka
kegiatan dengan mengucapkan salam
· Menjelaskan
tujuan dari penyuluhan
· Menyebutkan
materi yang akan diberikan
|
·
Menjawab Salam
·
Mendengarkan
·
Memperhatikan
|
Ceramah
|
2.
|
10 menit
|
Pelaksanaan :
1. Menjelaskan pengertian rokok
2. Menjelaskan bahaya merokok
3. Tipe-tipe perokok
4. Zat
kimia yang terdapat dalam rokok
5. Menjelaskan
factor-faktor penyebab merokok
6. Menjelaskan
Cara mencegah
merokok
7. Menjelaskan cara
berhenti merokok
8. Penyakit
yang ditimbulkan oleh rokok
|
·
Memperhatikan
·
Mendengarkan
·
Bertanya dan menjawab pertanyaan yang
diajukan
|
Ceramah dengan menggunakan LCD dan membagikan leaflet
|
3.
|
10 menit
|
Evaluasi :
·
Mengevaluasi
perasaan peserta setelah penyuluhan
·
Mengajukan
beberapa pertanyaan
|
·
Mengungkapkan
perasaan setalahpenyuluhan
·
Bertanya
tentang materi penyuluhan yang belum paham
|
Tanya Jawab
|
4.
|
2 menit
|
Penutupan :
· Menyampaikan
Kesimpulan
· Mengucapkan
salam penutup
|
·
Mendengarkan
·
Menjawab salam
|
Ceramah
|
I. EVALUASI
a. Peserta
·
Peserta
penyuluhan mengikuti kegiatan sampai selesai.
·
Penyuluhan
berjalan dengan lancar.
b. Pertanyaan yang di ajukan kepada
Peserta :
1. Pengertian
dari merokok ?
2. Penyakit
apa saja yang ditimbulkan oleh rokok ?
3. Apa
saja Zat kimia yang terdapat dalam rokok ?
J. REFERENSI
Ø Armstrong,
Sue. 1991. Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan . Jakarta : Arcan
Ø
Mandagi, Jeanne. 1996. Masalah
Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya serta Penanggulangannya. Jakarta : Bina Darma
Pemuda Printing
Ø hyudi.wordpress.com/2009/02/22/bahaya-merokok-bagi-kesehatan/
(diakses 27 agustus 2013)
Materi
Penyuluhan
BAHAYA MEROKOK
1.
Pengertian
Rokok
adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan.
Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang
sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan
perokok. Merokok adalah menghisap zat-zat yang dapat menimbulkan gangguan pada
organ tubuh.
2. Bahaya yang ditimbulkan akibat
merokok
1. Rambut rontok
Rokok
memperlemah system kekebalan sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit yang
menyebabkan rambut rontok, sariawan mulut ,dll.
2. Katarak
Merokok
dipercaya dapat memperburuk kondisis mata yaitu memutihnya lensa mata yang
menghalangi masuknya cahaya dan menyebabkan kebutaan, 40 % lebih terjadi pada
perokok. Rokok dapat menyebabkan katarak dengan 2 cara, yaitu cara mengiritasi
mata dan dengan terlepasnya zat-zat kimia dalam paru yang oleh aliran darah
dibawa sampai ke mata. Merokok dapat juga dihubungkan dengan degrasi muscular
yang berhubungan dengan usia tua yaitu penyakit mata yang tak tersembuhkan yang disebabkan oleh memburuknya
bagian pusat retina yang disebut Mucula. Mucula ini berfungsi untuk memfokuskan
pusat penglihatan di dalam mata dan mengontrol kemampuan membaca, mengendarai
mobil, mengenal wajah dan warna dan melihat objek secara detail.
3.
Kulit keriput
Merokok dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit karena
rusaknya protein yang berguna untuk menjaga elastisitas kulit, terkikisnya
vitamin A, terhambatnya aliran darah. Kulit perokok menjadi kering dan keriput
terutama disekitar bibir dan mata.
4. Hilangnya pendengaran
Karena
tembakau dapat menyebabkan timbulnya endapan pada dinding pembuluh darah
sehingga menghambat laju aliran darah ke dalam telinga bagian dalam . perokok
dapat kehilangan pendengaran lebih awal dari pada orang yang tidak merokok atau
lebih mudah kehilangan pendengaran karena infeksi telinga atau suara yang
keras. Resiko untuk terkena infeksi telinga bagian tengah yang dapt megarah
kepada kompliksi yang lebih jauh disebut Meningitis dan Paralysis wajah bagi
perokok 3 kali lebih besar dari pada orang yang tidak merokok.
5. Kanker kulit
Merokok
tidak menyebabkan melanoma ( sejenis kanker kulit yang kadang-kadang
menyebabkan kematian ) tetapi merokok mengakibatkan meningkatnya kemungkinan kematian akibat
penyakit tersebut. Ditengarai bahwa perokok berisiko menderita Custaneus
Scuamus Cell Cancer sejenis kanker yang meninggalkan bercak merah pada
kulit 2 kali lebih besar dibandingkan dengan non perokok
6. Caries
Rokok
mempengaruhi keseimbangan kimiawi dalam mulut membentuk plak yang berlebihan,
membuat gigi menjadi kuning dan terjadinya caries, perokok berisiko kehilangan
gigi mereka 1,5 kali lipat.
7. Enfisema
Selain
kanker paru, merokok dapat menyebabkan enfisema yaitu pelebaran dan rusaknya
kantong udara pada paru-paru yang menurunkan kapasitas paru untuk menghisap
oksigen dan melepaskan CO 2. Pada kasus yang parah dugunakan Tracheotomy untuk
membantu pernafasan pasien. Ibarat suatu asyatn untuk lubang ventilasi pada
tenggorokan sebagai jalan masuk udara ke dalam paru-paru. Pada kasus Bronkhitis
kronis terjadi penumpukan muncus sehingga mengakibatkan batuk yang terasa nyeri
dan kesulitan bernafas.
8. Kerusakan paru
Selain
kanker paru dan jantung merokok dapat pula menyebabkan batuk. Dikarenakan
rusaknya kantung udara pada paru yang menurunkan kapasitas paru dan oksigen
untuk melepas O2. bila keadaan ini belanjut akan terjadi penumpukan lender
sehingga mengakibatkan batuk yang tersa nyeri dan kesulitan bernafas.
9. Berisiko tinggi terkena kanker
paru-paru dan jantung
Satu
diantara tiga kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung. Pemakaian
tembakau adalah salah satu factor resiko terbesar untuk penyakit ini. Telah
ditetapkan bahwa asap rokok mengandung lebih dari 40 macam zat racun.
Kemungkinan timbulnya kanker paru dan jantung pada perokok 22 kali lebih besar
dariyang tidak merokok.
10. Osteoporosis
Karbon
monoksida (CO) yaitu zat kimia beracun yang banyak terdapat pada gas buangan
mobil,dan asap rokok lebihmudah terikat pada darah dari pada oksigen sehingga
kemampuan darah untuk mengangkat oksigen turun 15% pada perokok. Akibatnya
tulang pada perokok kehilangan densitasnya menjadi lebih mudah patah atau retak
dan penyembuhannya 805 lebih lama. Perokok jiga menjadi lebih rentan terhadap
masalah tulang punggung. Perokok juga menjadi lebih retan terhadap masalah
tulang punggung. Sebuah studi menunjukkan bahwa buruh pabrik yang merokok 5
kali lebih banyak mengalami nyeri punggung setelah terjadi trauma.
11. Penyakit jantung
Satu
diantara tiga kematian di dunia diakibatkan oleh penyakit kardiovaskuler.
Pemakaian tembakau adalah salah satu factor resiko terbesar untuk penyakit ini.
Di Negara yang sedang berkembang penyakit membunuh lebih dari satu juta orang
setiap tahun. Penyakit kardiovaskuler yang menyangkut pemakaian tembakau di
Negara-negara maju membunuh lebih dari 600.000 orang setiap tahun. Rokok
menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat, menaikkkan tekanan darah dan
meningkatkan resiko terjadinya hipertensi dan penyumbatan arteri yang akhirnya
menyebabkan serangan jantung dan stroke.
12. Tukak lambung
Konsumsi
tembakau menurunkan resistensi terhadap bakteri yang menyebabkan tukak lambung
juga meminimalisasi kemampuan lambung untu menetralkan asam lambung setelah
makan sehingga sisa asam akan mengerogoti dinding lambung. Tukak lambung yang
diderita para perokok lebih sulit dirawat dan disembuhkan.
13. Diskolori jari-jari
Tar
yang terdapat pada asap rokok terakumulasi pada jari-jari dan kuku yang
meninggalkan warna coklat kekuningan.
14. Kanker uterus
Selain
meningkatkan resiko kanker serviks dan uterus rokok meneyebabkan timbulnya
masalah kezsuburan pada wanita dan berbagai komplikasi selama masa kehamilan
dan kelahiran bayi. Merokok selama masa kehamilan meningkatkan resiko kelahiran
bayi dengan BBLR dan masalah kesehatan sesudahnya. Kegagalan hamil atau abortus
terjadi 2-3 kali lebih besar pada wanita perokok. Angka yang sama berlaku juga
untuk kelahiran atau kematian karena kekurangan oksigen pada janin dan plasenta
yang menjadi abnormal karena tercemar oleh Karbon Monoksida dan Nikotin dalam
asap rokok. Sindrom kematian bayi mendadak (Sudden Infant Death) juga
dihubungkan dengan pemakaian tembakau. Tambahan pula, rokok dapat menurunkan
kadar estrogen yang menyebabkan terjadinya menopause dini.
15. Kerusakan sperma
Rokok
dapat menyebabkan deformasi pada sperma dan kerusakan pada DNAnya sehiungga
mengakibatkan aborsi. Beberapa studi menemukan bahwa pria yang merokok
meningkatkan resiko menjadi ayah dari anak yang berbakat kanker. Rokok juga
memperkecil jumlah sperma dan infertilitas banyak terjadi pada perokok.
16. Penyakit Buerger
Terjadinya
inflamasi pada arteri, vena, dan saraf terutama di kaki, yang mengakibatkan
terhambatnya aliran darah. Dan jika dibiarkan tanpa perawatan akan mengarah ke
gangrene (matinya jaringan tubuh) sehingga pasien perlu diamputasi.
3. Tipe-Tipe
Perokok
|
Mengkonsumsi
rokok lebih dari 31 batang sehari
|
|
Mengkonsumsi
rokok sekitar 21-30 batang per hari
|
|
Menghabiskan
rokok sekitar 11-21 batang per hari
|
3. Zat-zat yang terkandung dalam rokok dan asap rokok
Kandungan Rokok :
1. Karbon
Monoksida
Adalah sejenis gas yang tidak berbau.
Unsure ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang
atau karbon. Zat ini sangat beracun, racun carbon monoksida akan membuat
seseorang gampang cape dan gerogi
2. Nikotin
Adalah cairan berminyak yang tidak
berwarna dan dapat membuat rasa perih yang sangat. Nikotin ini menghalangi kontraksi
rasa lapar, itu sebabnya seseorang bisa merasakan tidak lapar karena merokok
3. Ammonia
Adalah merupakan gas yang tidak
berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hydrogen. Zat ini sangat tajam baunya
dan sangat merangsang.begitu kerasnya racun yang terdapat pada amoniaitu,
sehingga kalau disuntikkan sedikitpun ke dalam peredaran darah akan
mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.
4. Hydrogen
Cianida
Adalah sejenis gas yang tidak berwarna,
tidak berbau dan tidak mempunyai rasa.zat ini sangat efisien untuk menghalangi
pernapasan. Cianida adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat
berbahaya. Sedkit saja cianida dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat
mengakibatkan kematian.
5. Formaldehyde
Adalah sejenis gas yang tidak berwarna
dengan bau yang tajam. Gas ini adalah tergolong pengawet dan pembasmi hama.
Formaldehyde ini sangat beracun keras terhadap semua organism hidup.
6. Tar
Bahasa indonesianya disebut ter. Zat ni
sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang diperoleh dengan cara
distilasi dari kayu atau arang.ter terdapat dalam rokok yang terdir dari
ratusan bahan kimia yang dapat menyebabkan kanke paru-paru.
7. Methanol
Adalah sejenis cairan ringan yang
gampang menguap dan mudah terbakar. Meminum atau mengisap methanol dapat
mengakibatkan kebutaan, bahkan kematian.
4. Faktor penyebab merokok
1. Pengaruh Orang Tua
Salah satu temuan tentang remaja
perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak
bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan
memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk merubah remaja menjadi
perokok (Baer dan Corado dalam Atkinson, pengantar psikologi, 1999;294). Remaja
yang berasal dari keluarga konserfatif yang menekankan nilai-nilai sosial dan
agama dengan baik dengan tujuan jangka panjang lebih sulit terlibat dengan
rokok dibanding dengan keluarga permisif dengan penekanan pada falsafah
“kerjakan urusanmu sendiri-sendiri”, dan yang paling kuat pengaruhnya adalah
bila orang tua sendiri menjadi figure sebagai perokok berat, maka anak-anaknya
akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Perilaku perokok lebih banyak di dapati
pada mereka yang tinggal dengan satu orang tua (single parent). Remaja akan
lebih cepat berperilaku sebagai perokok bila ibu mereka merokok dari para ayah
yang merokok, hal ini lebih terlihat pada remaja putrid (Al Bachri, Buletin
RSKO, tahun IX, 1991).
2. Pengaruh Teman
Berbagai fakta mengungkapkan bahwa
semakin banyak remaja merokok maka semakin banyak kemungkinan teman-temannya
adalah perokok juga dan sebaliknya. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan
yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan
teman-teman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya
mereka semua menjadi perokok. Diantara remaja perokok terdapat 87% mempunyai
sekurang-kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula
dengan remaja yang non perokok (Al Bachri, 1991).
3. Faktor Kepribadian
Orang mencoba untuk merokok karena
alasan ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa,
membebaskan diri dari kebosanan. Namun satu sifat kepribadian yang prediktif
pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) ialah konformitas sosial. Orang yang
memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial lebih mudah menjadi
pengguna dibandingkan dengan mereka yang memiliki skor yang rendah (Atkinson,
1999).
4. Pengaruh Iklan
Melihat iklan di media massa dan
elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan
atau glamour. Hal ini membuat seringkali remaja terpicu untuk mengikuti
perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut (Mari Juniarti, Buletin RSKO
tahun IX, 1991)
5. Cara mencegah merokok
1. Agar dibuat peta merokok selama 20 jam
2. setiap merokok agar ditulis waktu dan
apa yang dilakukan pada saat itu. Hal ini agar dilakukan setiapmerokok dalam
satu hari.
3. Peta dan situasi ketika merokok agar
dicatat dan dipelajari
4. Untuk menghitung jumlah rokok setiap
hari agar dicatat pada setiap dimana kita menikmati
5. Merubah situasi merokok. Apakah merokok
ketika jenuh, konsentrasi penuh, istirahat, minum dengan teman, dan sesudah makan?
6. Sekarang perlu dipertimbangkan untuk
melakukan kegiatan lain pada situasi tersebut diatas untuk merubah kebiasaan merokok pada saat itu
7. Apabila jenuh, tangani pekerjaan yang sudah lama tertunda
8. Apabila konsentrasi, kunyah sebatang
wortel atau apel
9. Luangkan lebih bannyak waktu dengan
orang yang tidak merokok dan mendiskusikan masalah menarik yang sedang terjadi
10. Setelah makan, jalan-jalan atau membaca
buku.
6.
Cara berhenti merokok
1.
Belilah merk rokok yang harganya murah dan kualitas
pas-pasan.
Biasanya kalau orang yang sudah terbiasa merokok dengan
rokok enak, dan suatu saat merokok dengan rokok yang tidak enak akan merasa
gatal di tenggorokan dan seperti gak ada rasa di lidah, hambar. Diharapkan ini
dapat mengurangi intensitas merokok. Selain itu, biasanya orang akan malu
merokok di tempat umum jika rokoknya rokok murahan, jadi kalau mau merokok
harus cari tempat yang sepi, beda jika rokoknya merk mahal. Dengan santainya,
kebul-kebul di tempat umum.
2. Hentikan kebiasaan menunggu atau diam
tanpa aktifitas.
Biasanya para perokok suka membunuh
waktu luangnya dengan merokok. Begitu tak ada kegiatan, langsung deh buka tuh
bungkus rokoknya. Nah, untuk itulah selalu isi waktu luang dengan kesibukan.
3. Biasakan merokok sambil minum, entah
kopi atau es.
Jika sudah terbiasa merokok ditemani
kopi atau es, maka kalau tak ada minuman merokok pun malas.
4. Jika kebelet merokok tundalah beberapa
menit sampai keinginan itu hilang.
Kalau masih ingin merokok, tariklah
napas dalam-dalam melalui mulut, lalu keluarkan secara perlahan dengan
menyempitkan bibir Anda. Ulangi 5-10 kali.
5. Cobalah membawa permen mint di saku.
Kalau rasa ingin merokok muncul,
cobalah emut permen yang ada di saku anda. Diharapkan, permen dapat mengurangi
ketagihan akan rokok.
6. Beritahu orang di sekeliling anada
kalau anda berniat berhenti merokok.
Beritahu teman, keluarga dan lain lain
kalau tekad anda untuk berhenti merokok sudah bulat. Jadi, selain mereka yang
masih merokok merasa malu merokok di depan anda, juga akan mendapat support
yang membuat anda merasa tidak sendirian sehingga muncul power yang luar biasa
untuk mewujudkan keinginan anda itu.
7. Bergaullah dengan orang-orang yang
telah berhasil berhenti merokok.
Diharapkan anda akan bisa share
tips-tips terampuh dari mereka untuk berhenti merokok.
8. Pindahkan semua barang-barang yang
berhubungan dengan rokok.
Barang seperti asbak, korek api hanya
akan mengingatkan untuk merokok.
9. Jangan pedulikan provokasi orang lain.
Jika anda termasuk perokok yang hanya
buat gaya-gayan atau takut dibilang banci oleh temanmu. Yakinlah, bahwa kamu
itu pria sejati. Bayangkan, jika karena merokok kemudian mereka terkena
impotensi di usia muda sedang kamu yang tidak merokok sampai umur di atas 70
tahun masih greng. Siapa yang pria sejati coba?
10. Cobalah introspeksi diri.
Tanya dirimu sendiri, apa yang sudah
anda dapatkan dengan merokok. Renungkan satu persatu untungruginya dari
merokok tersebut.
11. Semuanya kembali pada diri kita sendiri.
6. Penyakit Yang Disebabkan Oleh Rokok
1.
Penyakit kanker
a.
Kanker mulut, bibir,
kerongkongan dan usus
Kanker
mulut dan bibir lebih banyak diderita perokok dibanding dengan mereka yang
tidak merokok.ini disebabkan oleh panas dari asap rokok itu, dan disebabkan
karena adanya ter pada asap rokok yang merupakan zat penyebab kanker. Perokok
juga dapat menderita kanker kerongkongan dan usus Karena unsur carsinogenik,
arsenic dan bengopirene yang terdapat pada rokok.
b.
Kanker paru-paru
Penyakit
kanker paru-paru telah menyebabkan kematian 40.000 orang per tahun di inggris.
Penelitian menunjukkan bahwa yang meninggal karna kanker paru-paru ini hamper
semuanya perokok atau bekas perokok.
2. Penyakit Jantung
Penyakit
jantung adalah merupaka penyebab kematian yang umum di Negara-negara yang sudah
maju. Karena penyakit ini terdapat dua kali lebih banyak pada orang-orang
perokok dibandingkan pada orang yang tidak merokok.
3.
Emphysema
Salah
satu penyakit berbahaya yang disebabkan rokok alah empisema. Emphysema adalah
sejeis penyakit paru-paru di mana si penderita sukar bernafas, sering penderita
itu batuk-batuk, kerongkongan berlendir banyak, pencernaan yang kurang beres
serta nafas yang pendek.
4.
Angina
Nyeri
dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.
5.
Asma
Mengalami
kesulitan bernafas
6.
Alergi
Iritasi
akibat asap rokok
7.
Gejala-gejala gangguan kesehatan
Iritasi
mata, sakit kepala, pusing, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.
Daftar Pustaka
Ø Armstrong,
Sue. 1991. Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan . Jakarta : Arcan
Ø
Mandagi, Jeanne. 1996. Masalah
Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya serta Penanggulangannya. Jakarta : Bina Darma
Pemuda Printing
Ø hyudi.wordpress.com/2009/02/22/bahaya-merokok-bagi-kesehatan/
(diakses 27 agustus 2013)
Langganan:
Postingan (Atom)

